Kisah Inspiratif 1

Terkisahlah tentang dua orang bersaudara.

Si sulung yang hidup dengan limpahan kekayaan mengguyuri. Setiap hari tak ada hentinya dia bersenang-senang menghamburkan uang. Berpesta bersama teman-temannya, bahkan melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma.
Di sisi yang lain, sang adik yang hidupnya penuh dengan kebahagiaan walaupun dia tidaklah sekaya saudaranya. Hari-hari ia lewati bersama orang-orang terkasih, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang dicintainya dan takkan berpikir dua kali untuk memberikan bantuan bila ada orang yang membutuhkan pertolongan.
Setiap kejadian baik itu besar hingga hal-hal terkecil dalam hidupnya akan selalu ia syukuri.  Namun akibat perbedaan mencolok dalam hidup mereka tersebut, mengakibatkan hubungan keduanya mulai renggang. Si adik yang tak pernah setuju dengan kehidupan yang dijalani oleh saudarannya, seringkali mencoba untuk mengajak sang kakak kembali ke jalan yang benar, namun sayangnya sang kakak yang tidak dapat menerima nasehat-nasehat adiknya itu akhirnya memberikan respon yang membuat adiknya bersedih.Si kakak yang marah memutuskan hubungan persaudaraan diantara mereka berdua, dia tak pernah ingin bertemu dengan adiknya lagi.
Beberapa tahun kembali berlalu. Ada sebab dan pastinya ada akibat, maka karma itupun datang. Si sulung mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dirinya menjadi buta. Uang yang bertumpuk di rekeningnya pun tak mampu berbuat apa-apa demi mengobati kedua matanya. Kornea mata yang dibutuhkan olehnya untuk dilakukan oprasi, tak semudah itu didapatkannya. Dan keadaan ini memperparah keadaannya yang makin putus asa.
Sang adik yang dulu ditolak olehya, kini justru hanya dialah yang selalu menemani dan membesarkan hatinya. Hingga suatu hari dalam keterpurukannya, dokter datang membawa berita gembira untuk si sulung. Mereka telah mendapatkan donor mata, dan operasi pun dapat segera dilakukan.
Betapa bahagianya si sulung dan ia hendak membagi kebahagiaan itu kepada adiknya yang selama ini dia tolak keberadaannya. Namun alangkah hancur hatinya ketika mengetahui pendonor mata itu tak lain adalah adiknya sendiri yang meninggal dalam kecelakaan saat hendak menjenguk dirinya.

Sahabat…
Hidup ini banyak godaan, dan sebanyak apapun itu godaan bila iman dan taqwa kita kuat pada Tuhan niscaya godaan itu tidak akan mampu masuk di hati kita. yang kita lakukan semuanya akan kembali pada kita. Kita melakukan perbuatan baik maka balasannya baik juga dan jika kita melakukan perbuatan buruk maka balasannya buruk juga, itu sangat tak diharapkan.

Sahabat…
Lihatlah sejenak dan renungkan adakah orang dalam hidupmu yang sangat peduli dengan keadaan kamu, kesehatan kamu, menuntun kamu kejalan yang benar, menghindarkan diri kamu dari hal-hal yang tidak benar, memotivasi saat kamu jatuh, dan menasehati kamu?
Ingat mereka datang hanya sekali di dalam hidupmu berusaha menyediakan waktu untuk kamu, mendengarkan kamu, selalu ada saat kamu membutuhkannya, bahagia saat kamu senang dan sedih saat kamu jatuh, dan berusaha memberikan yang terbaik untuk kamu.
Merekalah obat hati, penerang hati dan penyejuk hati kamu. Takkan ada yang bisa menukar mereka dengan apapun di dunia ini walaupun itu sejuta berlian dan emas. Karena ketulusan dan keikhlasan yang mengalir di dalam kasih sayang yang di berikan kepada kamu dan kasih sayang sepanjang hidupnya.

Sudahkan sahabat… melihat, mendengarkan, dan berbagi kebahagiaan? segeralah… sebelum mereka meninggalkan kamu. Waktu yang diberikan hanya sekali dan penyesalan selalu datang terlambat.

paste from GEMPAR….

About choiruddinasik

seorang musafir fana

Posted on Maret 13, 2012, in IHSAN. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: