Renungilah…

Menangislah….

Mungkin itulah kata yang tepat, untuk pertama kali saya ucapkan pada diri ini (jiwa dan ruh ini)… Karena begitu menyentuhnya nasihat dari salah satu sahabat Rosululloh SAW yang mulia ini:

“Duhai Allah yang Maha Mengampuni, Ampuni aku…. Wahai Rabb yang Maha Menyayangi, sayangi aku…..”

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan tinggal pemikiran, yang tidak berbekas pada perbuatan.

Banyak orang baik, tidak berakal…..

Ada orang berakal, tapi tidak beriman…..

Ada yang berlidah fasih, tapi berhati lalai…..

Ada yang khusyuk, tapi sibuk dalam kesendirian…..

Ada yang ahli ibadah, tapi mewarisi kesombongan iblis…..

Ada yang ahli maksiat, tapi rendah hati bagaikan sufi…..

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, dan…..

Ada yang banyak menangis karena kufur nikmat…..

Ada yang murah senyum, tapi hatinya mengumpat…..

Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut…..

Ada yang berlisan bijak, tapi tak memberi teladan…..

Ada pezina, yang tampil jadi figur…..

Ada yang punya ilmu, tapi tidak paham…..

Ada yang paham, tapi tidak menjalankan…..

Ada yang pintar, tapi membodohi…..

Ada yang bodoh, tapi tak tahu diri…..

Ada yang beragama, tapi tidak berakhlak….

Ada yang berakhlak, tapi tidak ber-Tuhan…..

Lalu, diantara semua itu….   kita ada dimana?…………

(ALI BIN ABI THOLIB, rodhiyaLLohu ‘anhu)

About choiruddinasik

seorang musafir fana

Posted on Maret 8, 2012, in IHSAN. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: